KARIER DAN KISAH PAHIT NAPOLEON BONAPARTE

Sejarah Add comments

Napoleon Bonaparte, lahir di Ajaccio, Corsica pada tanggal, 15 Agustus 1769. Ayahnya bernama Carlo Buonaparte, seorang oportunis pengacara dan politikus, dan ibunya bernama Marie-Letizia. Para Buonaparte ini adalah keluarga bangsawan kaya dari Korsika, meskipun jika dibandingkan dengan keluarga besar aristokrasi Perancis, Napoleon hanyalah orang miskin dan sok.

Kemampuan Napoleon sendiri memungkinkan dia untuk masuk ke akademi militer di Brienne tahun 1779. Dia pindah ke Paris École Royale Militaire pada tahun 1784 dan lulus setahun kemudian sebagai letnan kedua dalam artileri.

Didorong oleh kematian ayahnya pada Februari 1785, dia bercita-cita menjadi Kaisar masa depan. Dalam satu tahun ia sering mengambil kursus tiga kali.

Ia menjadi salah satu komandan militer terbesar dan juga tergolong seorang penjudi, berani mengambil resiko, dia seorang jenius, menjadi pekerja keras dan perencana jangka pendek, ia terkenal tidak sabar.

Pada Tahun 1793 terjadi perang saudara di Corsica maka di sana ia memainkan peran aktif dalam masalah politik dan militer, pada awalnya mendukung pemberontak Korsika Pasquale Paoli, mantan pelindung Carlo Buonaparte ayahnya. Promosi militer juga diikuti, tetapi kemudian Napoleon bertentangan pendapat/paham dengan Paoli dan ketika itulah Buonapartes melarikan diri ke Perancis, di mana mereka mengadopsi versi Perancis dari nama mereka : Bonaparte. Para sejarawan telah sering digunakan urusan Korsika sebagai mikrokosmos karir Napoleon.

Revolusi Prancis telah menghancurkan kelas petugas republik dan individu-individu yang disukai dapat mencapai promosi cepat, tapi nasib Napoleon naik dan turun sebagai satu set pelanggan yang datang dan pergi. Pada Desember 1793 Bonaparte menjadi pahlawan dari Toulon, sesaat setelah roda revolusi berbalik dan Napoleon ditangkap karena pengkhianatan.

Napoleon menjadi pahlawan lagi pada tahun 1795, membela pemerintah dari kekuatan-kekuatan kontra-revolusioner yang marah; Napoleon dipromosikan ke kantor militer tinggi, posisi dengan akses ke tulang belakang politik Perancis. Bonaparte cepat tumbuh menjadi salah satu pihak yang paling dihormati di negara militer.

Napolen menikah dengan Josephine de Beauharnais tanggal 9 Maret 1796 di Paris Prancis. Menikah lagi dengan Marie Louise, tanggal 2 April 1810 di Paris Perancis.

Napoleon dan Tentara Italia

Pada Tahun 1796 Perancis menyerang Austria. Napoleon diberi komando Angkatan Darat Italia – pos yang diinginkan – dimana ia dilas muda, kelaparan dan tentara yang tidak puas menjadi sebuah kekuatan yang meraih kemenangan setelah kemenangan atas Austria.

Selain Pertempuran Arcole, di mana Napoleon beruntung daripada cerdas, kampanye adalah sah legendaris. Napoleon kembali ke Perancis pada 1797 sebagai bintang bangsa terang, setelah sepenuhnya muncul sebagai pelindung.

KegagalanKekuatan di Timur Tengah, di Perancis
Pada bulan Mei 1798 Napoleon meninggalkan Perncis untuk kampanye di Mesir dan Suriah, didorong oleh keinginan untuk kemenangan segar, kebutuhan Prancis untuk mengancam kerajaan Inggris di India dan kekhawatiran Direktori yang umum terkenal mereka mungkin merebut kekuasaan. Kampanye Mesir adalah kegagalan militer (walaupun memiliki dampak budaya yang besar) dan perubahan pemerintahan di Perancis menyebabkan Bonaparte untuk meninggalkan – beberapa waktu mungkin mengatakan meninggalkan – pasukannya dan kembali di bulan Agustus 1799. Tak lama setelah ia mengambil bagian dalam kudeta Brumaire November 1799, finishing sebagai anggota Konsulat, tiga serangkai penguasa baru Prancis.

Konsul Pertama

Pengalihan kekuasaan mungkin belum mulus – karena banyak keberuntungan dan apatis – tetapi keahlian tinggi politik Napoleon jelas; pada Bulan Februari 1800 ia diangkat sebagai Konsul Pertama Prancis, kediktatoran praktis dengan konstitusi tegas membungkus sekelilingnya. Namun, Perancis masih berperang dengan rekan di Eropa dan Napoleon berangkat untuk mengalahkan mereka. Ia melakukannya dalam waktu satu tahun, meskipun kunci kemenangan – Pertempuran Marengo, berperang pada bulan Juni 1800 – dimenangkan oleh Desaix Umum Perancis.

Dari Reformis untuk Kaisar

Setelah perjanjian menyimpulkan bahwa meninggalkan Eropa dengan damai, Bonaparte mulai bekerja di Prancis, reformasi ekonomi, sistem hukum (Kode terkenal dan bertahan Napoleon), gereja, militer, pendidikan dan pemerintahan. Ia belajar dan berkomentar pada detail menit, sering kali saat bepergian dengan tentara, dan reformasi terus untuk sebagian besar kekuasaannya. Bonaparte menunjukkan keterampilan tak terbantahkan baik sebagai legislator dan negarawan – sebuah studi pencapaian ini bisa menyaingi kampanye nya untuk ukuran dan kedalaman – namun banyak yang berpendapat bahwa bakat ini sangat cacat dan bahkan pendukung kuat mengakui bahwa Napoleon membuat kesalahan. Popularitas Konsul’s tetap tinggi – dibantu oleh penguasaan propaganda, tapi juga dukungan nasional yang sejati – dan ia terpilih sebagai Konsulat untuk kehidupan oleh orang-orang Perancis pada tahun 1802 dan Kaisar Perancis pada 1804, gelar yang Bonaparte bekerja keras untuk mempertahankan dan memuliakan

Pada Tahun 1804 hingga 1814 menjadi Kaisar. Pada Tahun 1813 diasingkan ke pulau Elba. Tanggal 18 Juli 1815 menyerah kepada tentara Welington kemudian diasingkan ke St. Helena hingga akhir hayatnya pada tanggal 5 Mei 1821.

Leave a Reply

WP Theme & Icons by N.Design Studio
Entries RSS Comments RSS Masuk log